Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Materi II: Akhlak Kepada Allah

AKHLAK KEPADA ALLAH SWT Pendahuluan Akhlak kepada Allah adalah refleksi pikiran, hati dan anggota badan untuk tunduk patuh kepada Allah swt. Sehingga kalau akhlak kepada Allah swt ini telah meresap dan menjelma dalam kehidupan ummat dan bangsa ini maka kehidupan ummat dan bangsa ini akan lebih baik. Hal ini telah diterangkan dalam Al-Qur’an surat al-a’raf ayat 96. yang artinya :” Andaikata seluruh penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa kepada Allah maka sungguh Kami akan bukakan keberkahan dari langit dan bumi, akan tetapi kebanyak mereka mendustakan sungguh Kami akan mengadzab mereka dengan apa yang mereka usahakan. (Surat al-A’raf 96) Akhlak kepada Allah diklasifikasikan: Taqwa , Cinta, Ridho, Khauf, Roja’, Ikhlas, Syukur, Taubat dan tawakkal. Beberapa akhlak ini dapat dijelaskan sebagaimana di bawah ini: 1. Taqwa Takwa ini merupakan perintah Allah kepada seluruh manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ ...

SAP al-ISLAM II FKIP UM Metro

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Mata Kuliah/Kode MK : Al Islam II Semester/SKS : II/2 SKS Fakultas / Jurusan/Prodi : Semua Jurusan/PS Dosen/Tim Dosen : M.Samson Fajar , M.Sos.I 1. Diskripsi materi Mata kuliah ini akan membahas dengan titik tekan pada pembelajaran pemahaman akhlakul karimah yang meliputi Akhlaq kepada Allah, Rasul, orang tua, diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bernegara. Secara kontekstual materi-materi ini akan diintegrasikan dengan profesi kependidikan, sehingga akan melahirkan para pendidik yang berakhlakul karimah. 2. Tujuan Perkuliahan 1. Agar mahasiswa memahami pengertian akhlak dan ruang lingkupnya 2. Agar mahasiswamemahami tentang perbedaan signifikan antara akhlak dan moral 3. Agar mahasiswa memahami dan mengamalkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari secara spesifik dalam kehidupan profesi kependidikan 3. Kegiatan perkuliahan No Pertemuan ke- Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan 1 I Kontra...

Pertemuan 2: Definisi Akhlak

Bab I Konsepsi Akhlak Dalam Islam A. Tujuan Materi: 1. Mahasiswa memahami konsepsi akhlak dengan benar 2. Mahasiswa Mampu membedakan antara akhlak dan moral 3. Mahasiswa memiliki motivasi untuk berakhlakul karimah 4. Mahasiswa mampu memahami urgensi akhlak dalam dunia pendidikan B. Pembahasan: 1. Pendahuluan Allah swt mengutus Rosulullah Muhammad saw dengan membawa tugas untuk menyempurnakan akhlak. Sebagaimana sabda beliau: “sesunggunhya aku diutus, untuk menyempurnakan akhlak (HR. Malik)” demikianlah hadits rasul tersebut, yang menggambarkan sebuah risalah yang sangat mulia. hadits ini bukan hanya qoul (ucapan) belaka tanpa sebuah contoh nyata, bahkan Rasulullah saw adalah orang yang paling baik akhlaknya dan menjadi teladan hidup manusia. Hal ini sesuai dengan firman Allah swt: لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا Artinya: Sesungguhnya pada diri Rasulullah saw ada uswah (teladan) yang bai...

MERAIH BERKAH ROMADHAN (Oleh: M.Samsun Fajar, M.Sos.I)

Pendahuluan Romadhan telah ada didepan mata, memberikan harapan kebaikan kepada ummat Islam yang beriman, marilah kita sambut dengan sebaik mungkin. Menyambut romadhan bukan hanya dengan membersihkan rumah dan halaman, menyiapkan makanan dan minuman, akan tetapi lebih ditekankan pada pembekalan diri secara baik, sehingga akan mampu menjadikan romadhan sebagai wasilah untk meraih ketaqwaan. Pembekalan yang harus dipersiapkan adalah: 1. Persiapan Mental Persiapan mental yang paling utama adalah motivasi diri yang kuat dibalut dengan keikhlasan hati dan kepasrahan diri untuk menyambut Romadhan, sehingga yang muncul adalah kebahagiaan yang luar biasa, sebagaimana kita menerima tamu yang telah lama kita rindukan. Hal ini oleh Rosulullah saw diimplementasikan dengan do’a: اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab, Sya’ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan (HR. Ahmad dan Thabrani) Dan ketika melihat hilal maka kita berdo’a: اللهُ أَكْبَرُ، الل...

SOAL UAS SUSULAN

1. Apa Latar Belakang dirumuskanya Muqoddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah ? Jelaskan ! 2. Bagaimana sikap muhammadiyah dalam menghadapi perbedaan dengan organisasi dakwah yang lain ? Jelaskan sesuai dengan kepribadian Muhammadiyah ! 3. Jelaskan Bagaimanakah sikap Muhammadiyah dengan Politik ! jelaskan ! 4. Bagaimanakah pandangan anda tentang Muhammadiyah saat ini, dalam aspek kaderisasi dan ideologinya ! 5. Apa yang anda ketahui tentang maksud tema Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta ! "selamat"

Rahmat Allah

Bismillahirrahmanirrahim: Ungkapan indah yang lazimnya kita semua setiap akan melakukan segala kebaikan mengucapkanya. sudahkah ini kita laksanakan ? Dengan menyebut Nama Allah swt yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan menyebut Nama Allah adalah ungkapan hamba kepada Allah swt bentuk izinya kepada Allah, karena segala aktifitas dan kekuatan adalah milik allah swt. Rahman dan Rahim adalah bentu rahmat Allah swt, Rahman adalah rahmat umum, sedangkan rahim adalah rahmat khusus untuk orng-orang beriman.

PEDOMAN HIDUP ISLAMI WARGA MUHAMMADIYAH

2.1. MAKNA PEDOMAN HIDUP ISLAMI WARGA MUHAMMADIYAH Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah untuk menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah merupakan pedoman untuk menjalani kehidupan dalam lingkup pribadi, keluarga, bermasyarakat, berorganisasi, mengelola amal usaha, berbisnis, mengembangkan profesi, berbangsa dan bernegara, melestarikan lingkungan, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mengembangkan seni dan budaya yang menunjukkan perilaku uswah hasanah (teladan yang baik). 2.2. LANDASAN DAN SUMBER Landasan dan sumber Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah ialah Al-Quran dan Sunnah Nabi yang merupakan pengembangan dan pengayaan dari pemikiran-pemikiran formal (baku) dalam Muhammadiyah seperti Matan Keyakinan d...