Postingan

Menampilkan postingan dari 2008

al farabi

Gambar
Al Farabi, Filsuf dan Ilmuwan Islam Jul 14, '08 1:47 PM for everyone Abu Nashr Muhammad ibn Muhammad ibn Tarkhan ibn Auzalagh al-Farabi atau yang biasa dikenal dengan al-Farabi lahir di Wasij, sebuah dusun kecil di kota Farab, Propinsi Transoxiana, Turkestan, sekitar tahun 890. Dia berasal dari keluarga bangsawan-militer Turki. Al-Farabi melewatkan masa remajanya di Farab. Di kota yang mayoritas mengikuti mazhab Syafi’iyah inilah al-Farabi menerima pendidikan dasarnya. Dia digambarkan “sejak dini memiliki kecerdasan istimewa dan bakat besar untuk menguasai hampir setiap subyek yang dipelajari.” Pada masa awal pendidikannya ini, al-Farabi belajar al-Qur’an, tata bahasa, kesusasteraan, ilmu-ilmu agama (fiqh, tafsir dan ilmu hadits) dan aritmetika dasar. Setelah menyelesaikan studi dasarnya, al-Farabi pindah ke Bukhara untuk menempuh studi lanjut fiqh dan ilmu-ilmu lanjut lainnya. Pada saat itu, Bukhara merupakan ibu kota dan pusat intelektual serta religius dinasti Samaniyah yang men...

mata kulian filsafat FAI

Al-Kindi Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Al-Kindi (يعقوب بن اسحاق الكندي) (lahir: 801 - wafat: 873), bisa dikatakan merupakan filsuf pertama yang lahir dari kalangan Islam. Semasa hidupnya, selain bisa berbahasa Arab, ia mahir berbahasa Yunani pula. Banyak karya-karya para filsuf Yunani diterjemahkannya dalam bahasa Arab; antara lain karya Aristoteles dan Plotinus. Sayangnya ada sebuah karya Plotinus yang diterjemahkannya sebagai karangan Aristoteles dan berjudulkan Teologi menurut Aristoteles, sehingga di kemudian hari ada sedikit kebingungan. Al-Kindi berasal dari kalangan bangsawan, dari Irak. Ia berasal dari suku Kindah, hidup di Basra dan meninggal di Bagdad pada tahun 873. Ia merupakan seorang tokoh besar dari bangsa Arab yang menjadi pengikut Aristoteles, yang telah mempengaruhi konsep al Kindi dalam berbagai doktrin pemikiran dalam bidang sains dan psikologi. Al Kindi menuliskan banyak karya dalam berbagai bidang, geometri, astron...

zakat dan pemberdayaan ummat

Memaksimalkan Pemberdayaan Zakat 11-June-2006 Dengan mayoritas penduduk Muslim yang berjumlah sekitar 200 juta jiwa, potensi zakat di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 17,5 triliun per tahun. Namun perolehan zakat di Indonesia baru Rp 400 miliar atau baru terserap sekitar 10 persen. Padahal, jika diberdayakan dengan baik dana sebesar itu sedikit banyak bisa digunakan untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air. ‘’Kecilnya zakat yang bisa diraih lembaga amil zakat antara lain disebabkan regulasi dan kepercayaan yang masih rendah masyarakat terhadap badan amil zakat itu,’’ ujar Ketua Pertimbangan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Didin Hafidhuddin. Menurut Didin, masyarakat masih belum bisa sepenuhnya menyerahkan zakat kepada badan amil zakat. ‘’Mereka cenderung memberikannnya secara langsung kepada masyarakat, akibatnya peranan amil zakat masih belum optimal,’’ jelasnya. Karena itu badan amil zakat perlu membuat suatu terobosan baru memberikan penerangan yang lebih rinci mengenai bada...

pks

PERHITUNGAN PENENTUAN KEBUTUHAN ALOKASI DALAM PENANGANAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) Penanganan PMKS dengan alokasi satuan nilai rupiah per bulan bukan berarti pemberian tersebut selalu berupa bantuan langsung, tetapi dapat berupa kegiatan yang merupakan konversi alokasi tersebut untuk kegiatan-kegiatan penyuluhan dan bimbingan, pembangunan sarana dan prasarana, penyusunan kebijakan, kegiatan kajian dan penelitian yang terkait dengan penanganan PMKS. No Jenis PMKS Jumlah Satuan Alokasi Rp/ Bulan Alokasi Rp/ Tahun Total Alokasi Rp/Tahun 1 Anak Balita Telantar 1,138,126 Jiwa 0 2 Anak Telantar 3,308,642 Jiwa 50,000 600,000 1,985,185,200,000 3 Anak Korban Tindak Kekerasan/ Diperlakukan Salah 48,526 Jiwa 0 4 Anak Nakal 189,075 Jiwa 0 5 Anak Jalanan 98,113 Jiwa 0 6 Anak Cacat 365,868 Jiwa 50,000 600,000 219,520,800,000 7 Wanita Rawan Sosial Ekonomi 1,253,921 Jiwa 0 8 Wanita Korban Tindak Kekerasan/ Diperl...
Gambar
KISAH BOCAH KECIL CALON QUR’ANIC GENERATION Saya tinggal di Iran dan punya usia anak empat tahun. Sejak tiga bulan lalu, saya masukkan dia ke sekolah hafiz Quran untuk anak2. Setelah masuk, wah ternyata unik banget metodenya. Siapa tau bisa dijadikan masukan buat akhwat2 (ihwan juga, -pen.) yg berkecimpung di bidang ini. Anak-anak balita yang masuk ke sekolah ini (namanya Jamiatul Quran), tidak disuruh langsung ngapalin juz'amma, melainkan setiap kali datang, diperlihatkan gambar misalnya, gambar anak lagi cium tangan ibunya. Di rumah, anak disuruh mewarnai gambar itu, lalu guru cerita ttg gambar itu (jadi anak harus baik dll). Kemudian, si guru ngajarin ayat wabil waalidaini ihsaana/Al Isra:23 dengan menggunakan isyarat (kayak isyarat tuna rungu), misalnya walidaini, isyaratnya bikin kumis dan bikin kerudung di wajah (menggambarkan ibu dan ayah). Jadi, anak2 mengucapkan ayat itu sambil memperagakan makna ayat tersebut. Begitu seterusnya (satu pertemuan hanya satu atau dua ayat yg ...